KEBUMEN, suaramerdeka.com – Bantuan bagi korban banjir di Kebumen berdatangan dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya bantuan logistik berupa makanan dan alat mandi dikirimkan oleh organisasi perawat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Stikes Muhammadiyah Gombong, Sabtu (19/1).

PPNI mengirimkan logistik antara lain berupa nasi 50 bungkus, lima karton air minum kemasan 600 ml, 40 kemasan biskuat energi, 30 kemasan biskuit sari gandum. Kemudian sabun mandi batangan (20 pcs), roti bolu kemasan 24 gram 16 kemasan, dan roti basah  27 pcs
.
Selain itu, DPK Stikes dan Stikes Muhammadiyah Gombong menyalurkan bantuan kepada warga Desa Madurejo, Kecamatan Puring yang terisolasi akibat banjir. Bantuan yang diberikan meliputi, telur tiga krat, 120 nasi bungkus,  biskuit, air mineral lima karton dan bumbu dapur 5 kg.

Tanggulangi Bencana

Kemudian bantuan untuk Desa Sugihwaras, Kecamatan Adimulyo antara lain telur dua krat, air mineral empat karton, mie telur dua karton, juga minyak goreng dua karton, pampers sebanyak satu dus, kecap satu dus dan bumbu dapur 10 kg, sayur mayur satu keranjang, mie instan 11 dus, kopi saset enam dus, air mineral 20 dus, gula pasir 30 kg makanan ringan delapan dus, dan beras.

Ketua DPD PPNI Kebumen, Tri Tunggal Eko Sapto mengatakan, semua jalur PPNI Kebumen bergerak untuk mengambil peran dalam menanggulangi bencana alam berupa banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kebumen.

“Salah satunya dengan mengirimkan bantuan berupa makanan, peralatan mandi, dan obat-obatan kepada korban bencana,” ujar Tri Tunggal, berharap bantuan yang disalurkan oleh PPNI dapat membantu meringankan beban korban bencana.