Program Studi S1 Keperawatan STIKes Muhammadiyah Gombong 2/8/2019 bersama tim CI/Pembimbing Klinik RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto mengadakan Rapat Evaluasi Pembelajaran Program Studi Ners T/A 2019/2020

 

Evaluasi pembelajaran merupakan salah satu bagian penting dalam sebuah kurikulum. Walaupun dalam tatanan kurikulum evaluasi berada di urutan terakhir, evaluasi berperan penting untuk menentukan sukses atau tidaknya proses pembelajaran yang dilakukan selama ini sekaligus mempengaruhi proses pembelajaran selanjutnya.

 

Sebagaimana yang diungkapkan Eka Riyanti, M.Kep selaku Ketua Program Studi S1 Keperawatan menyampaikan betapa pentingnya dukungan dari lahan praktik dalam hal ini pihak RSMS dalam proses pembelajaran klinik. Eka juga menambahkan di era generasi 4.0 intitusi perguruan tinggi dituntut untuk mengembangkan keilmuan berbasis teknologi informatika dan ini yang sudah diterapkan terhadap sistem akademik STIKes Gombong. Pemanfaatan Sistem Informasi ini meliputi absensi dan penilaian, pengurusan KRS mahasiswa, penilaian CI dan ujian akhir stase menggunakan EDU, tandas beliau.

 

Senada dengan apa yang disampaikan pihak kampus, Darono selaku perwakilan dari CI juga menyampaikan terimaksih atas kerjasamanya selama ini, rumah sakit menyambut baik atas terobosan-terobosan yang telah dilakukan oleh STIKes Gombong termasuk dengan diberlakukanya SIMAK ( Sistem Informasi Akademik) terhadap sistem penilaian dan absensi mahasiswa praktek. Harapanya STIKes Gombong kedepannya tetap direkomendasikan untuk praktek di RSMS dan membuka peluang untuk pelatihan CI

 

Selain itu akreditasi merupakan agenda rutin dan syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh perguruan tinggi sebagaimana disampaikan Isma Yuniar, M.Kep selaku WK I bagian akademik, diantaranya point utama exit exam target utama uji kompetensi keperawatan dengan kelulusan 100 % tahun 2020. Untuk mencapai target itu dibutuhkan assesment dan implementasi yang tepat dengan cara mencarikan kasus yang berfariasi tentunya juga sesuai dengan blue print ungkap beliau.

 

Dari bagian kemahasiswaan Sarwono, S.KM, M.Kes menyoroti soft skill dan etika mahasiswa karena prestasi mahasiswa tidak hanya dilihat dari kemampuan akademik saja melainkan aspek-aspek lain dan ini perlu ditingkatkan, imbuhnya.

 

Dadi Santoso, M.Kep Sekretaris Program Studi Ners menambahkan evaluasi pembelajaran juga bertujuan agar penempatan mahasiswa ke dalam situasi belajar mengajar yang tepat dengan tingkat kemampuan serta karakteristik yang dimiliki, sehingga pembimbing klinik lebih   mengenal latar belakang mahasiswa (psikologis, fisik dan lingkungan) yang berguna baik bagi penempatan maupun penanganan sebab-sebab kesulitan/masalah belajar/praktek mahasiswa yang pada gilirannya dapat digunakan untuk memperbaiki proses belajar mengajar. Selain itu evaluasi berfungsi mengidentifikasi kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh masing-masing pembimbimbing klinik serta tindak lanjut yang diperlukan, ungkap beliau sambil memperlihatkan daftar nama mahasiswa praktek dan mata kuliah  stase yang akan terlaksana seperti Gadar, KMB, Manajemen, Maternitas, Jiwa dan Anak.

 

Turut hadir dan memberikan sambutan ketua Quality Manajemen STIKes (QMS) Diah Astutiningrum, M.Kep menyampaikan standar akreditasi mendatang tidak hanya 7 standar akan tetapi bertambah menjadi 9 standar, tentunya ini menjadi tantangan tersendiri bagi unitnya untuk lebih bekerja keras demi suksesnya akreditasi 2020 mendatang, tegas beliau.

 

Diakhir sesi para pembimbing klinik (CI) mendapatkan sedikit ilmu baru bagaimana teknis cara mengimput data di sistem informasi akademik yang dijelaskan oleh tim IT STIKes Gombong.