BERESIKO, TUNDA KEHAMILAN LEBIH BAIK ?

Penyebaran kasus covid-19 berlangsung sangat cepat. Kondisi ini menyebabkan timbulnya keraguan masyarakat terutama bagi pasangan suami istri yang sudah merencanakan program kehamilan. Selama pandemi covid-19 berlangsung dan menghadapi era new normal , baik masyarakat maupun pelayanan kesehatan harus tetap berjalan secara optimal, aman bagi pasien dan bidan dengan berbagai penyesuaian berdasarkan panduan penanganan covid-19.

STIKES Muhammadiyah Gombong menyelenggarakan Webinar Kebidanan dengan tema Pelayanan Kebidanan Berkualitas dalam Asuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan di Masa New Normal “Masa Kehamilan”. Kegiatan yang diikuti oleh lebih kurang 1200 orang dari pelosok nusantara ini dipandu oleh seorang moderator, Eti Sulastri, M.Keb., saat ini menjabat sebagai salah satu dosen program studi kebidanan program diploma STIKES Muhammadiyah Gombong.

Lulusan Program Doktoral Khon Kaen University of Thailand yang merupakan doktor pertama di program studi kebidanan program diploma tiga , Wulan Rahmadhani, S.ST., MMR.Dr.PH turut menjadi narasumber webinar ini. Materi yang dibahas dalam kesempatan ini adalah Manajemen Pelayanan Kebidanan di Masa New Normal (Kehamilan). Peran bidan selama masa pandemi dan new normal adalah sebagai pendidik, pelaksana, peneliti dan pengelola. Pelayanan kebidanan terdiri dari beberapa tahapan seperti pra pelayanan (konsultasi, penyuluhan, kajian komprehensif, KIE dan konseling secara online), yang kedua adalah pelayanan (memverifikasi hasil kajian komprehensif).

Dalam kegiatan yang diselenggarakan pada Sabtu, 27 Juni 2020 ini juga mendatangkan narasumber yang merupakan dokter spesialis di RS PKU Muhammadiyah Gombong, dr. Wiwiek Widyaningsih, Sp.OG (K) yang mengangkat pembahasan Perencanaan Kehamilan di Masa New Normal. Banyak yang menunda perencanaan kehamilan selama masa pandemi covid-19, tetapi memasuki era new normal mulai banyak yang berminat untuk melanjutkan program kehamilan. Bagaimana sebaiknya program kehamilan pada masa pandemi dan new normal ini ? Menurut narasumber, sebaiknya perencanaaan kehamilan di masa era new normal ditunda terlebih dahulu karena masih beresiko seperti belum adanya penelitian yang menunjukkan ada tidaknya peningkatan resiko obstetric pada ibu hamil yang terpapar virus covid-19.

Hj. Khamidah, MM selaku ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kebumen dalam sambutannya menyampaikan  terimakasih kepada para pembicara dan STIKES Muhammadiyah Gombong yang telah menjalin kerja sama dengan baik khususnya dengan bidan di Kabupaten Kebumen.

Pada kesempatan ini, Ketua STIKES Muhammadiyah Gombong yang diwakili oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan AIK, H. Sarwono, SKM., M.Kes. mengungkapkan kecepatan dalam penanganan pasien selama pandemi dan era new normal sangat dibutuhkan. Adanya perubahan situasi, kita memerlukan adanya ilmu terbaru yang perlu kita terapkan sehingga kualitas pelayanan kebidanan bisa optimal. “Berkualitas adalah suatu tindakan yang berdasar ilmu, semoga webinar ini bermanfaat untuk kemajuan pembangunan Indonesia”, ucapnya.