Search

Sedang Online

Terdapat 43 Tamu online

MAHASISWA PROFESI NERS STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG BEKERJASAMA DENGAN BPBD KABUPATEN KEBUMEN GELAR PELATIHAN WATER RESQUE

Cetak PDF

Mahasiswa Profesi Ners STIKes Muhammdiyah Gombong bekerjasama dengan BPBD Kabupaten Kebumen menggelar Pelatihan Water Resque selama satu hari di area wisata Waduk Sempor, (4 Januari 2017). Pelatihan diikuti oleh 108 peserta terdiri dari 79 peserta berasal dari warga desa Kalibeji dan 29 peserta dari mahasiswa STIkes sendiri.

Di sela-sela acara pembimbing praktek lapangan Ernawati, M.Kep menyampaikan maksud dan tujuan pelatihan ini adalah Perwujudan Tri dharma Perguruan Tinggi tentang Pengabdian Masyarakat serta menindaklanjuti kesepakatan bersama dengan BPBD Kabupaten Kebumen tentang Penanggulangan Bencana kepada masyarakat, memberikan sosialisasi dan pemahaman peran masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana, membangun budaya siaga dan budaya aman bencana dengan mengembangkan jejaring bersama para pemangku kepentingan di bidang penanganan bencana, meningkatkan kapasitas institusi Pendidikan dan individu dalam mewujudkan masyarakat aman bencana, menyebarluaskan dan mengembangkan pengetahuan kebencanaan ke masyarakat luas melalui jalur pendidikan. Metode yang diterapkan pada pelatihan kali ini dengan metode ceramah dan praktek.

Acara pelatihan diawali dengan pembukaan yang dihadiri oleh segenap panitia penyelenggara dari mahasiswa Profesi Ners STIKes Muhammadiyah Gombong, BPBD Kabupaten Kebumen perwakilan pemerintahan desa Kalibeji, perwakilan kecamatan Sempor, perwakilan Puskesmas Sempor I dan dari pihak STIKes Muhammadiyah Gombong dalam hal ini dihadiri oleh Dosen Pembimbimbing lahan Ibu Ernawati, M.Kep, Koordinator Profesi Ners Bapak Dadi Santoso, M.Kep dan perwakilan Dosen Bapak Podo Yuwono, M.Kep, CWCS. Ketua Panitia Mahasiswa Dedi Hartanto menyampaikan kegiatan ini adalah salah satu wujud program kegiatan praktek lahan mahasiswa Profesi Ners Gelombang III kepada warga desa Kalibeji.

Selain itu dalam sambutan yang disampaikan Bp. Rumadi mewakili Kecamatan Sempor memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada STIKes Muhammadiyah Gombong yang telah menyelenggarakan kegiatan Water Resque ini, harapannya bencana tidak terjadi di wilayah kecamatan sempor akan tetapi ilmu yang nanti didapat bisa digunakan untuk membantu apabila ada bencana banjir di wilayah lain.

Perwakilan Pemerintahan Desa Kalibeji mengucapkan terimakasih kepada seluruh elemen terkait atas terselenggaranya pelatihan ini termasuk pihak STIKes Muhammadiyah Gombong sebagai penyelenggara pelatihan kali ini.’ Sebenarnya tidak cuma pelatihan water resque akan tetapi di gelombang sebelumnya telah dilaksanakan pelatihan pemadam kebakaran bagi warganya’. Beliau juga menambahkan, semua kegiatan yang telah dilakukan mahasiswa selama ini sangat bermanfaat bagi warga terlebih pelatihan water resque ini karena secara data sejarah pada saat bencana banjir jebolnya waduk sempor tahun 1967 korban terbanyak berasal dari Desa Kalibeji’ ungkap beliau’

Kegiatan ini juga melibatkan unsur terkait sebagai narasumber dan fasilitator dari BPBD Kabupaten Kebumen dalam hal ini disampaikan oleh Totok Ari Setyanto, S.Kom menjelaskan bahwasanya Kabupaten Kebumen mendapat peringkat 12 rawan bencana oleh sebab itu perlu adanya komunitas tanggap bencana yang beranggotakan warga setempat karena penanganan bencana adalah tanggungjawab bersama bukan hanya dari BPBD saja.

Diawal materi peserta diberikan pengetahuan terkait penanganan bencana secara teori dilanjutkan pengenalan dan teknis penggunaan alat penyelamatan bencana.Setelah itu peserta digiring ke area air waduk sempor untuk melakukan praktek langsung cara menggunakan alat penyelamatan seperti perahu karet, cara mendayung, penyelamatan korban di air dan penanganan korban setelah keluar dari air.

Diakhir acara seluruh peserta melakukan foto bersama dilanjutkan sambutan dan menutup acara Koordinator Profesi Ners Dadi Santoso, M.Kep berharap dari pelatihan ini setiap warga dan mahasiswa mengetahui tentang ancaman bencana dan apa yg harus dilakukan ketika bencana itu terjadi serta mampu menjadi agen dari BPBD untuk menularkan apa yang telah didapat dari pelatihan ini kepada masyarakat atau lingkungan sekitar, jelasnya.



Polling

Polling Pelayanan Akademik tahun 2015/2016



Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday341
mod_vvisit_counterYesterday717
mod_vvisit_counterThis week341
mod_vvisit_counterLast week4668
mod_vvisit_counterThis month15378
mod_vvisit_counterLast month18397
mod_vvisit_counterAll410377

Online (20 minutes ago): 11
Your IP: 54.205.9.146
,
Now is: 2017-01-22 10:35