Pandemi Covid-19, STIKES Muhammadiyah Gombong Gelar Job Fair dan Baitul Arqam Secara Daring

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Gombong menggelar Job Fair dan Baitul Arqam (JFBA) Purna Studi, Kamis-Sabtu 27-29 Agustus 2020.

Jika tahun-tahun sebelumnya, para peserta yakni calon alumi menginap di kampus selama kegiatan, pada JFBA tahun 2020 ini peserta melaksanakan seluruh kegiatan dari tempat tinggal masing-masing. Kegiatan yang dibuka oleh Ketua STIKES Muhammadiyah Gombong Dr Hj Herniyatun MKep SpMat digelar secara daring menggunakan aplikasi Zoom Meeting.

Hadirkan Ustadz “Cinta” Restu Sugiarto

Selama tiga hari, peserta yang terdiri atas 110 Profesi Ners, 80 D3, 26 Bidan dan 58 Farmasi mendapatkan materi dari para narasumber.  Pada kegiatan kali ini menghadirkan narasumber kondang seperti selebriti Youtube sekaligus motivator Sherly Anafita RS MSi Ph dan ustadz kondang yaitu Ustadz “Cinta” Restu Sugiarto.

Pada hari pertama peserta menerima materi matan keyakinan dan cita-cita hidup Muhammadiyah yang disampaikan Ketua PD Muhammadiyah Kebumen KH Abduh Hisyam SAg. Dilanjutkan materi Ketua PW Muhammadiyah Jateng M Tafsir MAg tuntunan ibadah sesuai tarjih. Ustadz “Cinta” Restu Sugiarto menyampaikan materi Ibadah Mahdhah dan Nawafil.

Materi Etos Kerja Muhammadiyah disampaikan oleh dr Yusuf Bahtiar. Ustadz Mintaraga LC MA memberikan pedoman hidup Islami warga Muhammadiyah dalam menjalankan profesi. Kemudian materi profil kader dan perjuangan tokoh Muhammadiyah disampaikan oleh Direktur RS PKU Muhammadiyah Sruweng dr Hasan Bayuni.

Pada hari kedua, kegiatan diisi dengan presentasi dari sejumlah rumah sakit seperti RS PKU Muhammadiyah Gombong, RS PKU Muhammadiyah Sruweng. Hadir pula RS Permata Medika Kebumen, RS Sari Asih Ciputat, PT Bahana Inspirasi Muda, RS PKU Muhammadiyah Wonosobo, RS Puri Asih, RSU Purbowangi.

Pada hari ketiga, sejumlah perusahaan turut presentasi meliputi LPK Mitra Sarana Sejahtera, LPK Bahana Inspirasi Muda. Kemudian K24, PT Sidomuncul, BP2MI juga dari organisai profesi seperti PPNI, IBI, IAI/PAFI. Adapun motivator Sherly Anafita RS MSi Ph memberikan motivasi dan tips melamar pekerjaan di masa pandemi.

Ketua Panitia JFBA Purna Studi Putra Agina Widyaswara Suwaryo‬ MKep menjelaskan bahwa JFBA Purna Studi merupakan kegiatan rutin tahunan bagi calon alumni Stikes Muhammadiyah Gombong. Job fair berisi informasi seputar pekerjaan yang bisa menambah referensi bagi alumni sesuai dengan minat dan cita-cita.

“Sedangkan Baitul Arqam Purna Studi merupakan bekal untuk calon alumni agar senantiasa berpijak pada jalan yang lurus, jalan yang senantiasa diridhoi oleh Allah dan dicontohkan oleh Rasulullah SAW,” ujar Putra Agina.

Dosen Prodi S1 Keperawatan tersebut menambahkan, kegiatan dilaksanakan melalui daring sesuai dengan arahan dan kebijakan, baik dari Kemendikbud maupun dari PP Muhammadiyah terkait kegiatan akademik yang boleh dilakukan selama pandemi.

Pada tahun ini perbedaan lain adalah kegiatan diikuti oleh calon lulusan angkatan I Program Studi Farmasi. Biasanya JFBA diikuti calon alumni Prodi Keperawatan dan Kebidanan, kali ini bertambah.

“Semoga tahun berikutnya semakin bertambah prodi-prodi yang lain. Mengingat tidak lama lagi STIKES Muhammadiyah Gombong akan berubah bentuk menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO),” ujarnya.

Menurut Putra, salah satu indikator keberhasilan JFBA adalah diterimanya alumni di tempat kerja yang dilihat dalam 1, 3, 6 sampai 12 bulan setelah lulus. JFBA kali ini bisa dikatakan berhasil, karena kegiatan baru akan dimulai, sudah ada calon alumni yang akan mengikuti seleksi tes pekerjaan.

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) STIKES Muhammadiyah Gombong dr H Fatah Widodo SpM MKes mengucapkan terima kasih kepada Ketua STIKES Muhammadiyah Gombong Dr Herniyatun MKep SpMat yang tetap melaksanakan kegiatan tersebut walaupun dalam suasana pandemi Covid-19.

Dokter Fatah Widodo memberikan apresiasi kepada panitia yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan secara daring dengan lancar dan diikuti dengan baik serta antusias oleh seluruh peserta.

“Diharapkan para peserta setelah mengikuti baitul arqam memiliki bekal yang cukup untuk memasuki dunia kerja dan berkiprah di tengah masyarakat. Sekaligus menjadi kader persyarikatan Muhammadiyah yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa,” ujar Fatah Widodo dalam sambutannya saat menutup acara Job Fair dan Baitul Arqam.

(SM)